Metode pembelajaran efektif di era globalisasi
Di era globalisasi seperti sekarang ini diharapkan anak-anak kita dapat
mencari informasi bukan disuapi informasi, apalagi rentang fokus anak usia 6
sampai 13 tahun hanya sekitar 20 sampai 30 menit (Snowman, 1997).
Bayangkan jika waktu 1 jam kita gunakan untuk ceramah dan menyalin papan
tulis? Soooo bored pastinya. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan metode
ceramah, karena metode ceramah dapat
(1) Mendorong siswa untuk menjadi lebih fokus.
(2) Guru dapat mengendalikan kelas secara penuh.
(3) Guru dapat menyampaikan informasi secara luas.
(4) Dapat diikuti oleh jumlah anak didik yang banyak
(5) Mudah dilaksanakan. Namun seiring perubahan kebutuhan peserta didik,
kita perlu menggunakan metode yang bervariasi agar proses pembelajaran
terasa asik dan menyenangkan.
Jika anak-anak kita merasakan suasana kelas yang menyenangkan, bukan
tidak mungkin tujuan dari pembelajaran yang sudah kita tetapkan di awal akan
tercapai dengan baik dan tercipta pengalaman-pengalaman yang menarik.
Pengalaman inilah yang akan diingat oleh anak sepanjang kehidupan mereka.
Sumber:
https://thinksanne.wordpress.com/2017/04/23/mengingat-kembali-macam-macam-
metode-pembelajaran/
Engelmann, S. & Carnine, D. 1991. Theory of instruction: Principles and applications.
Eugene, OR: ADI Press
Rieber, L. P. (1996). Handbook of Research for Educational Communications and
Technology. Second edition.
Snowman, Jack. 1997. Educational Psychology: What Do We Teach, What Should
Di era globalisasi seperti sekarang ini diharapkan anak-anak kita dapat
mencari informasi bukan disuapi informasi, apalagi rentang fokus anak usia 6
sampai 13 tahun hanya sekitar 20 sampai 30 menit (Snowman, 1997).
Bayangkan jika waktu 1 jam kita gunakan untuk ceramah dan menyalin papan
tulis? Soooo bored pastinya. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan metode
ceramah, karena metode ceramah dapat
(1) Mendorong siswa untuk menjadi lebih fokus.
(2) Guru dapat mengendalikan kelas secara penuh.
(3) Guru dapat menyampaikan informasi secara luas.
(4) Dapat diikuti oleh jumlah anak didik yang banyak
(5) Mudah dilaksanakan. Namun seiring perubahan kebutuhan peserta didik,
kita perlu menggunakan metode yang bervariasi agar proses pembelajaran
terasa asik dan menyenangkan.
Jika anak-anak kita merasakan suasana kelas yang menyenangkan, bukan
tidak mungkin tujuan dari pembelajaran yang sudah kita tetapkan di awal akan
tercapai dengan baik dan tercipta pengalaman-pengalaman yang menarik.
Pengalaman inilah yang akan diingat oleh anak sepanjang kehidupan mereka.
Sumber:
https://thinksanne.wordpress.com/2017/04/23/mengingat-kembali-macam-macam-
metode-pembelajaran/
Engelmann, S. & Carnine, D. 1991. Theory of instruction: Principles and applications.
Eugene, OR: ADI Press
Rieber, L. P. (1996). Handbook of Research for Educational Communications and
Technology. Second edition.
Snowman, Jack. 1997. Educational Psychology: What Do We Teach, What Should
Komentar
Posting Komentar